Read Time:22 Minute, 38 Second
kumpulan doa Alquran, hadits, keteguhan iman

Dalam khotbah Jumat tanggal 5 April 2024, Hazrat Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad (aba) menyampaikan kumpulan doa-doa dari Al-Qur’an, doa-doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan doa-doa Hadhrat Masih Mau’ud. Beliau menekankan akan pentingnya berdoa dan mengambil hikmah dari doa-doa ini, dan beliau menganjurkan supaya sering-sering membaca doa ini dan merenungkannya. 

Doa dari Al-Qur’an

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ○ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ○ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ○ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ○ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ○ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ○ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Aku baca dengan nama Allah, Mahapemurah, Mahapenyayang. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Maha Pemurah, Maha Penyayang. Pemilik Hari Pembalasan. Hanya Engkau-lah Yang kami sembah dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.” (Surah Al-Fatihah) 

رَبَّنَا آتِنَا فِی الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِی الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini dan kebaikan di akhirat dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka.” (QS Al-Baqarah [2]:202)

رَبَّنَا اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَفِرِينَ

“Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas kami, teguhkanlah langkah-langkah kami, dan tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (QS Al-Baqarah [2]:251))

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami dengan apa yang kami tidak kuat menanggungnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan kasihilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (QS Al-Baqarah [2]:287)

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bengkokkan hati kami setelah Engkau memberi kami petunjuk, dan limpahkanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya engkau Maha Pemberi.” (QS Ali Imran [3]:9)

Doa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

اللّٰهُمَّ إِنِّی ظَلَمْتُ نَفْسِی ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْلِی مَغْفِرَةً مِّنْ عِنْدِكَ ، وَارْحَمْنِی إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيمُ

“Ya Allah, aku telah banyak menzalimi jiwaku, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau, ampunilah aku dengan ampunan-Mu dan kasihilah aku. Sesungguhnya Engkah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Sahih al-Bukhari)

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا ، سُبْحَانَ اللّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ […] اللّٰهُمَّ اغْفِرْلیْ وَارْحَمْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

“Tidak ada yang patut disembah selain Allah Yang Maha Esa, Dia tidak mempunyai sekutu. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana […] Ya Tuhan kami, maafkanlah aku, kasihilah aku, bimbinglah aku, dan berilah aku rezeki.” (Sahih Muslim)

اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِي ْوَارْحَمْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

“Ya Allah, maafkanlah aku, kasihanilah aku, bimbinglah aku, berilah aku keamanan dan berilah aku rezeki.” (Sahih Muslim)

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ ,اللّٰهُمَّ إِنْ أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِيْ، وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ، اللّٰهُمَّ زِدْنِيْ عِلْمًا ، وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِيْ، وَهَبْ ليْ مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً -إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Ya Allah tidak ada yang patut disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau. Ya Allah, aku mohon ampun kepada-Mu atas dosaku dan aku memohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan jangan biarkan hatiku menyimpang setelah Engkau memberi petunjuk padaku, dan berilah kepadaku rahmat-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi berkah.” (Sunan Abu Daud)

يَا حَیُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْتُ

“Wahai Allah Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri, bantulah aku dengan rahmat-Mu.” (Sunan at-Tirmidzi)

اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

“Ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, ampunilah aku.” (sunan Ibnu Majah)

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاهْدِنِي لِلطَّرِيقِ الْأَقْوَمِ

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kasihilah aku, dan tuntunlah aku ke jalanmu yang paling lurus dan paling teguh.” (Musnad Ahmad)

اللّٰهُمَّ  إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ- اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari cobaan hidup dan mati. Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan beban hutang.” (Sahih al-Bukhari)

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْمَغْرَمِ وَالْمَأْثَمِ- اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْغِنَى ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، اللّٰهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِيْ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

“Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan usia tua, hutang dan dosa. Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari cobaan api neraka dan siksa api neraka, cobaan kubur dan siksanya, keburukan kekayaan dan keburukan kemiskinan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari cobaan Dajjal. Ya Allah, Basuhlah dosa-dosaku dengan air salju dan hujan es, dan sucikan hatiku dari dosa-dosa seperti Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan jadikan jarak antara aku dan dosa-dosaku seperti jarak yang Engkau buat antara Timur dan Barat.” (Sahih Muslim)

اللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ ، وَوَعْدُكَ حَقٌّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقُّ ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَنَبْتُ ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ، أَوْ لَا إِلٰهَ غَيْرُكَ

“Ya Allah, Milik-Mu lah segala pujian. Engkaulah yang memelihara langit dan bumi dan segala isinya. Milik-Mu segala puji yang sempurna. Milikmulah kerajaan langit dan bumi dan segala isinya. Milik-Mu segala puji yang sempurna. Engkaulah Penerang langit dan bumi dan segala isinya. Milik-Mu segala pujian yang sempurna. Engkaulah yang benar, dan janji-Mu benar, pertemuan [liqa] dengan-Mu itu benar, dan firman-Mu itu benar, surga itu benar, Api neraka itu benar, semua Nabi adalah benar, dan Muhammad adalah benar, dan hari kiamat itu benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, demi Engkau aku berjuang, dan kepada-Mu aku bertawakal. Ya Allah ampunilah aku apa yang telah kudahulukan dan apa yang aku tunda, apa yang aku sembunyikan dan apa yang aku nyatakan. Engkaulah yang pertama dan Engkaulah yang terakhir. Tidak ada yang patut disembah kecuali Engkau.” (Sahih al-Bukhari)

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَوَسِّعْ لِيْ فِي دَارِيْ ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا رَزَقْتَنِيْ

“Ya Allah! Ampunilah dosa-dosaku, jadikanlah rumahku luas untukku, dan berkahilah apa yang telah Engkau rezekikan kepadaku.”

اللّٰهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِيْ نُورًا، وَفِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا، وَفِيْ سَمْعِيْ نُوْرًا ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ نُورًا ، وَعَنْ يَسَارِيْ نُوْرًا، وَفَوْقِيْ نُوْرًا، وَتَحْتِيْ نُورًا ، وَأَمَا مِي نُورًا ، وَخَلْفِي نُوْرًا ، وَاجْعَلْ لِّي نُوْرًا

“Ya Allah! Jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di pandanganku, cahaya di pendengaranku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya di depanku, cahaya di belakangku, dan jadikanlah cahaya bagiku.” (Sahih al-Bukhari)

اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ

“Ya Tuhanku! Aku berlindung kepada-Mu dari akhlak buruk, amal buruk, dan hawa nafsu yang jahat.” (Sunan at-Tirmidzi)

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأَنْتَ الْمُسْتَعَانُ، وَعَلَيْكَ الْبَلَاغُ ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

“Ya Allah! Kami memohon kepadaMu kebaikan yang diminta oleh Nabi-Mu Muhammad (saw), dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan yang diminta oleh Nabi Muhammad (saw). Engkaulah penolong, dan Hanya dari-Mu kami mencari pertolongan. Tanpa pertolongan Allah kami tidak mempunyai kekuatan untuk berbuat baik atau menjaga diri dari serangan setan.” (Sunan at-Tirmidzi)

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ خَطِيْئَتِيْ وَجَهْلِيْ وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِيْ كُلِّهِ وَأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي – اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ خَطَايَايَ وَعَمْدِيْ وَجَهْلِيْ وَجِدِّىْ وَكُلُّ ذٰلِكَ عِنْدِيْ اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Ya Tuhanku, ampunilah kesalahanku, ketidaktahuanku, pelanggaranku dalam segala urusanku yang Engkau lebih tahu dari aku. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, baik disengaja maupun tidak disengaja, baik serius maupun bercanda, semuanya itu berasal dari diriku. Ya Allah! Ampunilah aku atas apa yang telah aku dahulukan dan apa yang telah aku tunda, apa yang telah aku sembunyikan dan apa yang telah aku nyatakan. Engkaulah yang mendahulukan atau mengakhirkan. Dan Engakulah yang berkuasa atas segala sesuatu. (Sahih al-Bukhari)

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

“Tidak ada yang patut disembah kecuali Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada yang patut disembah selain Allah, Tuhan Arsy yang Maha Besar. Tidak ada yang patut disembah selain Allah, Tuhan langit dan bumi, dan Tuhan Arsy yang Maha Tinggi.” (Sahih al-Bukhari)

كَانَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memohon perlindungan kepada Allah dari kesengsaraan yang tak tertahankan, kemalangan, nasib buruk dan kegembiraan musuh.” (Sahih al-Bukhari)

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلٰى أَرْذَلِ الْعُمُرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَعَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kekikiran, dan aku berlindung kepada-Mu dari kepengecutan, dan aku berlindung kepada-Mu dari kembali ke masa tua yang hina, dan aku berlindung kepada-Mu dari cobaan dunia dan siksa kubur.” (Sahih al-Bukhari)

اللّٰهمَّ أَلْهِمْنِيْ رُشْدِيْ وَأَعِذْنِيْ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ

“Ya Allah! Bimbinglah aku kepada sarana petunjuk, dan lindungi aku dari kejahatan diriku.” (Sunan at-Tirmidzi)

اللّٰهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِيْ نُحُوْرِهِمْ ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ 

“Ya Allah, kami menjadikan-Mu sebagai Perisai di hadapan mereka, dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka.” (Sunan Abu Daud)

Doa-doa Masih Mau’ud

اے خدا تعالی قادر و ذوالجلال! میں گناہ گار ہوں اور اس قدر گناہ کے زہر نے میرے دل اور رگ و ریشہ میں اثر کیا ہے کہ مجھے رقت اور حضورِ نماز حاصل نہیں تو اپنے فضل و کرم سے میرے گناہ بخش اور میری تقصیرات معاف کر اور میرے دل کو نرم کر دے اور میرے دل میں اپنی عظمت اور اپنا خوف اور اپنی محبت بٹھا دے تاکہ اس کے ذریعہ سے میری سخت دلی دور ہو کر حضورِ نماز میسر آوے۔

“Ya Tuhan yang Maha Esa, Ya Tuhan Yang Mahakuasa dan Pemilik Kemuliaan, aku adalah orang yang penuh dosa. Racun dosa telah begitu merasuk ke dalam hatiku, daging dan darahku sehingga aku kehilangan konsentrasi dalam shalat. Maka dengan rahmat dan karunia-Mu, ampunilah dosa-dosaku dan dan ampunilah kesalahan-kesalahanku dan jadikanlah hatiku lembut. Tanamkan keagungan-Mu, rasa takut kepada-Mu, dan rasa cinta kepada-Mu di dalam hatiku, sehingga kekerasan hatiku menjadi lunak dan aku dapat konsentrasi dalam sholatku.” (Fatawa Masih Mau’ud, hal. 37)

اے میرے محسن اور اے میرے خدا! میں ایک تیرا ناکارہ بندہ پر معصیت اور پر غفلت ہوں۔ تو نے مجھ سے ظلم پر ظلم دیکھا اور انعام پر انعام کیا اور گناہ پر گناہ دیکھا اور احسان پر احسان کیا۔ تو نے ہمیشہ میری پردہ پوشی کی اور اپنی بے شمار نعمتوں سے مجھے متمتع کیا۔ سو اَب بھی مجھ نالائق اور پُر گناہ پر رحم کر اور میری بے باکی اور ناسپاسی کو معاف فرما اور مجھ کو میرے اس غم سے نجات بخش کہ بجز تیرے اور کوئی چارہ گر نہیں۔ آمین ثم آمین

“Wahai Tuhan yang Maha Pengasih, aku adalah hamba-Mu yang tidak berharga, penuh dosa, dan lalai. Engkau telah melihatku menlakukan kezaliman demi kezaliman, namun Engkau selalu melimpahkan kebaikan demi kebaikan. Engaku telah melihatkan melakukan dosa demi dosa, namun Engkau memberikan kemurahan demi kemurahan. Engkau selalu menyembunyikan kekuranganku dan menghujaniku dengan nikmat yang tak terhitung banyaknya. Maka, sekarang kasihilah aku yang tidak layak dan berdosa ini, dan maafkanlah aku atas keberanian dan rasa tidak berterima kasihku. Dan selamatkanlah aku dari kesedihanku ini, karena tidak ada yang dapat menolong selain Engkau.” (Maktubat Ahmad [2008], Vol.2, h.10)

اے رب العالمین! تیرے احسانوں کا میں شکر نہیں کر سکتا۔ تو نہایت ہی رحیم و کریم ہے اور تیرے بے غایت مجھ پر احسان ہیں۔ میرے گناہ بخش تا میں ہلاک نہ ہو جاؤں۔ میرے دل میں اپنی خالص محبت ڈال تا مجھے زندگی حاصل ہو اور میری پردہ پوشی فرما اور مجھ سے ایسے عمل کرا جن سے تو راضی ہو جائے۔ میں تیری وَجہِ کریم کے ساتھ اس بات سے پناہ مانگتا ہوں کہ تیرا غضب مجھ پر وارد ہو۔ رحم فرما اور دنیا اور آخرت کی بلاؤں سے مجھے بچا کہ ہر ایک فضل و کرم تیرے ہی ہاتھ میں ہے۔ آمین ثم آمین۔

“Wahai Tuhan semesta alam, aku tidak mampu mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala nikmat-Mu. Engkau Maha Penyayang dan Maha Pemurah, dan karunia-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku tak terhitung banyaknya. Ampunilah dosa-dosaku supaya aku tidak binasa. Penuhilah hatiku dengan cinta yang tulus kepada-Mu, agar aku menerima kehidupan. Tutupi kesalahanku dan izinkan aku melakukan amalan yang menjadi sumber keridhaan-Mu. Aku berlindung pada wajah-Mu yang mulia agar azab-Mu tidak menimpaku. Kasihanilah aku dan selamatkan aku dari musibah dunia dan akhirat. Sebab segala rahmat dan kasih sayang ada di tangan-Mu. Amin tsumma Amin.” (Malfuzat (Bahasa Inggris), Vol. 1, hal. 841)

اے میرے قادر خدا! اے میرے پیارے راہنما! تو ہمیں وہ راہ دکھا جس سے تجھے پاتے ہیں اہل صدق و صفا اور ہمیں ان راہوں سے بچا جن کا مدعا صرف شہوات ہیں یا کینہ یا بغض یا دنیا کی حرص و ہوا۔

“Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, Penuntunku yang Tercinta! Tunjukkanlah kepada kami jalan yang telah dilalui oleh orang-orang yang bertakwa dan saleh kepada-Mu. Dan peliharalah kami dari jalan yang mengarah pada hawa nafsu, kedengkian, kebencian, dan keserakahan dunia.” (Pesan Perdamaian, hal.5)

سب سے عمدہ دعا یہ ہے کہ خدا تعالیٰ کی رضا مندی اور گناہوں سے نجات حاصل ہو کیونکہ گناہوں ہی سے دل سخت ہو جاتا اور انسان دنیا کا کیڑا بن جاتا ہے۔ ہماری دعا یہ ہونی چاہئے کہ خدا تعالیٰ ہم سے گناہوں کو جو دل کو سخت کر دیتے ہیں دور کر دے اور اپنی رضا مندی کی راہ دکھلائے۔

“Doa yang paling utama adalah memohon keridhaan Allah dan selamat dari dosa, karena dosa itu mengeraskan hati dan membuat seseorang menjadi budak dunia. Oleh karena itu, hendaknya doa kita adalah supaya Allah Ta’ala membersihkan kita dari dosa-dosa yang mengeraskan hati, dan menunjukkan jalan keridhaan-Nya kepada kita.” (Al Badr, 84 Agustus 1904, Malfuzat (1984), Vol.7, hal.39)

اے رب العالمین تیرے احسان کا میں شکر نہیں کر سکتا۔ تو نہایت ہی رحیم و کریم ہے اور تیرے بے نہایت مجھ پر احسان ہیں۔ میرے گناہ بخش تا میں ہلاک نہ ہو جاؤں۔ میرے دل میں اپنی خالص محبت ڈال تا مجھے زندگی حاصل ہو اور میری پردہ پوشی فرما اور مجھ سے ایسے عمل کرا جن سے تو راضی ہو جاوے۔ میں تیرے وجہ کریم کے ساتھ اس بات سے پناہ مانگتا ہوں کہ تیرا غضب مجھ پر وارد ہو۔ رحم فرما اور دنیا اور آخرت کی بلاؤں سے مجھے بچا کہ ہر ایک فضل و کرم تیرے ہی ہاتھ میں ہے۔ آمین ثم آمین۔

“Ya Rabb semesta alam, aku tidak mampu mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala nikmat-Mu. Engkau Maha Penyayang dan Maha Pemurah, dan karunia-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku tak terhitung banyaknya. Ampunilah dosa-dosaku, jangan aku tidak binasa. Penuhilah hatiku dengan cinta yang tulus kepada-Mu, agar aku menerima kehidupan. Tutupi kesalahanku dan izinkan aku melakukan amalan yang menjadi sumber keridhaan-Mu. Aku berlindung pada wajah-Mu yang mulia agar azab-Mu tidak menimpaku. Kasihanilah aku dan selamatkanlah aku dari musibah dunia dan akhirat. Sebab segala rahmat dan kasih sayang ada di tangan-Mu. Amin tsumma amin.” (Malfuzat, Vol. 1. hal. 241)

ہم تیرے گناہگار بندے ہیں اور نفس غالب ہے۔ تو ہم کو معاف فرما اور آخرت کی آفتوں سے ہمیں بچا۔

“[Ya Tuhan] kami adalah hamba-Mu yang berdosa dan dipenuhi oleh nafsu. Mohon ampunilah kami dan selamatkan kami dari siksa akhirat.” (Badr, 26 Juli 1906, hal.3)

اے خداوند قادر مطلق اگر چہ قدیم سے تیری یہی عادت اور یہی سنت ہے کہ تو بچوں اور اُمیوں کو سمجھ عطا کرتا ہے اور اس دنیا کے حکیموں اور فلاسفروں کی آنکھوں اور دلوں پر سخت پر دے تاریکی کے ڈال دیتا ہے۔ مگر میں تیری جناب میں عجز اور تضرع سے عرض کرتا ہوں کہ ان لوگوں میں سے بھی ایک جماعت ہماری طرف کھینچ لا جیسے تو نے بعض کو کھینچا بھی ہے اور ان کو بھی آنکھیں بخش اور کان عطا کر اور دل عنایت فرماتا وہ دیکھیں اور سُنیں اور سمجھیں اور تیری اس نعمت کا جو تُو نے اپنے وقت پر نازل کی ہے قدر پہچان کر اس کے حاصل کرنے کے لئے متوجہ ہو جائیں۔ اگر تُو چاہے تو تُو ایسا کر سکتا ہے کیونکہ کوئی بات تیرے آگے اَنہونی نہیں۔ آمین ثم آمین

“Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, meskipun ini amalan dan sunnah-Mu sejak awal yang Engkau berikan pengertian kepada anak-anak dan orang-orang yang buta huruf serta menutupkan tabir gelap pada mata dan hati orang-orang bijak dan filosof dunia ini. Namun, aku mohon dengan rendah hati dan lemah lembut untuk menarik jamaah untuk kami [kelompok] dari orang-orang ini sebagaimana Engkau telah menarik orang lain dan memberi mereka mata, telinga, dan hati, agar mereka dapat melihat, mendengar dan memahami serta menyadari betapa berharganya nikmat yang telah Engkau turunkan pada waktunya dan mereka memperhatikan untuk mencapainya. Jika Engkau menginginkan, Engkau bisa melakukannya, karena tidak ada yang mustahil di hadapan Engkau. Amin tsumma Amin.” (Izala-e-Auham, Ruhani Khazain. Vol. 3, hal. 120)

About Post Author

islamdamai

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Kumpulan Doa-doa yang Disebutkan oleh Hazrat Khalifatul Masih V pada 5 April 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Malfuzat: Kebahagiaan Hakiki dan Pentingnya Menahan Lisan
Next post 13 Cara Agar Doa Dikabulkan di Bulan Ramadhan